Skip navigation

Monthly Archives: Maret 2010

nVida GT 240
Di tahun 2009,nVidia mengeluarkan graphic card seri GT200-nya,yang dimulai dari GT 220,GT 240 dan GeForce 210. Ketiganya merupakan graphic card kelas menengah kebawah,mengingat bahwa nVidia berkesan “jual mahal” terhadap graphic card-nya. Tapi,kali ini nVidia berani “terjun” ke bawah,dimana mereka mengeluarkan graphic card untuk low-budget .Kali ini saya akan me-review mengenai nVidia GT 240 yang menggunakan memori GDDR5. 😀

Sebelumnya,nVidia mengeluarkan seri card ini dalam 2 tipe,yaitu tipe GT 240 yang menggunakan memori GDDR3 dan GDDR5 .Perbedaannya cuma terdapat dalam 1 hal,yaitu tipe memori yang dapat mempengaruhi memory bandwidth dan memory clock. Walaupun begitu,keduanya masih berada di kisaran harga 80 US$ hingga 120 US$ (tergantung merk dan spesifikasi) .
GT 240 diperkuat dengan 96 shader processors.Terkesan lebih sedikit jika dibandingkan dengan Kubu Merah alias ATi,tapi sejak awal dikeluarkannya seri GeForce,nVidia mempunyai shader processor yang lebih kuat dari ATi,sehingga mampu memberikan kekuatan ekstra tanpa harus memperbanyak shader processor-nya. 😀 Di sisi lain,GT 240 masih bisa mengalahkan Geforce 9600 GT dan isunya graphic card ini akan melambung jauh 9600 GT dengan kisaran harga yang hampir sama. 😀

Bagaimana dengan yang lainnya? Seri ini memang masih terkesan baru,tapi jika dilihat dari bentuknya,graphic card ini tergolong ergonomis dan praktis.Ukurannya yang tidak memanjang dan tebal dapat membuat casing Anda bernapas lega saat mengeluarkan panas dari graphic card ini.Selain itu,Anda tidak perlu memikirkan tentang power connector dalam graphic card ini.Graphic card ini mampu bekerja tanpa adanya pasokan listrik dari luar PCI-E,sehingga Anda tidak perlu mengganti PSU anda,kecuali jika PSU Anda tidak memadai dalam memasok daya komputer Anda secara keseluruhan. 😀
Selain itu,Anda juga masih dapat meng-overclock graphic card ini.Menurut beberapa benchmark yang telah dilakukan,graphic card ini dapat melambung GTS 250 yang tanpa overclock . Ini merupakan salah satu keunggulan dari GT 240. Sebagai tambahan,Anda juga dapat menggandakan performa graphic card ini dengan menggunakan slot SLI dan memakai 2 graphic card GT 240 .Hasilnya,Anda dapat mengalahkan graphic card nVidia GTS250 overclock tanpa ada beban yang berarti .:D Meskipun begitu,bukan berarti Anda dapat menggunakan sistem SLI dengan mudah,mengingat bahwa motherboard yang menggunakan 2 PCI-E masih tergolong mahal.

Sekian review saya,mudah-mudahan berguna bagi para gamer yang bingung dalam memilih graphic card murah dan kuat dalam gaming. 😀 Saya juga terima komen dari teman-teman blogger lainnya,jadi jangan segan-segan kasi komen ya. 😀

Iklan

Ok,this is about the list of hardwares that you can reach,even if you’re in low-budget. *walah,cape ngetik pake Bahasa Inggris. :p*
ini ada beberapa tips untuk mendapatkan komputer murah dengan hardware-hardware yang bisa disesuaikan dengan pemakaiannya .:D

1. Pemakaian sehari-hari (mengetik,browsing,dll)
Dalam hal ini,saya hitung penggunaan game-nya dalam skala kecil dan ukuran game yang kecil juga.
– Processor : AMD Athlon II X2 215
– Motherboard : ECS A780 VM-M2
– Memory : Visipro 1Gb PC 5300/PC6400
– Harddisk : Western Digital 160 Gb atau Seagate 160 Gb
– Video Card : On-board (ATi HD 4200)
– Optical Drive : DVD-RW SATA 24x
– Casing and Power Supply : Simbadda Sim X
– Keyboard and Mouse : Standard Keyboard and Mouse
– Monitor : 15″ or 17″ monitors
– Speaker : Standard Speakers

2. Untuk mainstream gaming
– Processor : AMD Phenom II X2 555 Black Edition
– Motherboard : Biostar TA785G3
– Memory : Visipro 2Gb
– Harddisk : Seagate 320 Gb or Western Digital 320 Gb
– Video Card : ATi HD 4670 1GB GDDR3
– Optical Drive : DVD-RW SATA 24x
– Casing : Simbadda Sim X (without stock PSU)
– PSU : Acbel 400W (Pure 370W)
– Monitor : 17″ widescreen or 18.5″

Keduanya mempunyai harga total tidak mencapai 6 juta,untuk poin pertama Anda bisa mendapatkannya dengan budget 4 juta (bahkan 3,5 juta jika Anda pandai nego ) 😀

Selamat berburu,jangan lupa tinggalkan komen ya~

Post saya berikutnya adalah mengenai tips bagaimana merakit komputer dengan budget murah. Terkadang,banyak konsumen tidak mau mencari susah dalam membeli komputer dengan cara membeli PC Built-Up alias yang sudah jadi. Beberapa dari para konsumen merasa bahwa PC Built-Up lebih murah dan terjamin. Hal ini belum bisa dipastikan 100 % benar,karena ada beberapa konsumen yang merasa kecewa dengan spesifikasi komputer yang diberikan. Tidak sedikit komputer yang ditawarkan itu terlalu mahal jika dibandingkan dengan PC rakitan. Jadi,gimana caranya agar dapat membeli komputer murah dengan budget minimalis? Ini ada solusinya .
1. Pastikan apa yang akan Anda lakukan dengan komputer Anda
Jika Anda berencana untuk menggunakan komputer Anda sebatas sebagai mengetik dan memainkan game-game kecil,mengapa Anda harus mengambil komputer dengan spesifikasi selangit ? 😀 selain itu sangat boros,penggunaan seperti itu akan menyiksa “kantong” Anda yang telah bersusah payah untuk menyimpan lembaran-lembaran uang yang Anda terima.Jadi,pikirkanlah apa yang akan Anda gunakan dalam komputer Anda.

2. Hindari “mitos” aneh
Tidak sedikit orang-orang menganggap bahwa AMD masih “jatuh” karena CPU-nya yang dianggap terlalu panas. Apakah itu benar?? SALAH! AMD sudah “bangkit” dari keterpurukannya,dan mencoba untuk menyaingi Intel sekali lagi dengan prosesor murah dan kuat . Tidaklah salah jika Anda mencoba untuk memasukkan AMD dalam rencana pembelian komputer baru Anda.

3. Graphic Card baru tidaklah selalu bagus
Buat para gamer yang mencoba untuk merakit PC baru,jangan mencoba untuk merakit CPU dari Video Card yang terbaru dan murah. Tidak semua Graphic Card yang baru selalu bagus,sebagai contoh nVidia GeForce 210. Jika orang awam ditawarkan Graphic Card ini tanpa penjelasan lebih lanjut,pasti ia langsung memesannya tanpa pertimbangan,dengan alasan bahwa Graphic Card itu keluaran yang terbaru. Tentunya itu hal yang fatal dalam membeli suatu hardware komputer . Sebaiknya Anda membaca review-review benchmark Graphic Card sebelum anda berencana membelinya.

4. Sisihkan uang untuk membeli UPS
Buat para pengguna komputer yang sering mengalami pemadaman di daerahnya,maka UPS merupakan salah satu hardware yang perlu Anda masukkan dalam perencanaan pembelian komputer. Mengapa? Karena komputer tidak pernah terbiasa mati mendadak,makanya selalu sisihkan sedikit budget Anda untuk membeli hardware ini.

5. Casing bagus belum berarti mahal
Terkadang membeli casing selalu dirasa terlalu berat.Kenapa? Karena bagian yang satu ini dianggap terlalu gampang untuk didapat. Hal itu memang benar,tapi apakah casing CPU itu selalu mahal? Tidak. Bahkan,dengan uang Rp 200.000,- Anda sudah mendapatkan casing standar dengan power supply standar. 😀
jadi,usahakan mencari casing yang mumpuni untuk isi dalam komputer Anda.

6. Hindari “barang jadul”
Banyak konsumen komputer membeli komputer bekas dengan alasan budget. Ini tidaklah benar,karena “barang jadul” biasanya mempunyai beberapa masalah,apalagi kalau sudah dibeli dengan keadaan “tangan kedua”. Makanya,usahakan membeli hardware-hardware baru,sehingga komputer Anda lebih awet.

7. OS Asli bukanlah prioritas
Banyak konsumen yang menganggap bahwa OS atau Operating System haruslah yang mahal dan asli. Fenomena seperti ini sangatlah menyakitkan,apalagi buat para konsumen yang mempunyai budget minim.Lantas,bagaimana jalan keluarnya? Gunakanlah Linux. OS ini tidak membutuhkan bayaran apapun,dan menghindari pembajakan .:D jika Anda menginginkan OS Windows,maka Anda harus cermat memilih OS yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Tidaklah menjadi sebuah keharusan untuk membeli Windows 7 Ultimate yang asli jika Anda ingin membeli komputer dengan harga murah,ya kan? 😀

Sekian tips-tips dari saya,semoga berguna bagi Anda yang berencana untuk membeli komputer rakitan .Selamat berbelanja ! 😀