Skip navigation

Category Archives: All about Technology

nVida GT 240
Di tahun 2009,nVidia mengeluarkan graphic card seri GT200-nya,yang dimulai dari GT 220,GT 240 dan GeForce 210. Ketiganya merupakan graphic card kelas menengah kebawah,mengingat bahwa nVidia berkesan “jual mahal” terhadap graphic card-nya. Tapi,kali ini nVidia berani “terjun” ke bawah,dimana mereka mengeluarkan graphic card untuk low-budget .Kali ini saya akan me-review mengenai nVidia GT 240 yang menggunakan memori GDDR5. 😀

Sebelumnya,nVidia mengeluarkan seri card ini dalam 2 tipe,yaitu tipe GT 240 yang menggunakan memori GDDR3 dan GDDR5 .Perbedaannya cuma terdapat dalam 1 hal,yaitu tipe memori yang dapat mempengaruhi memory bandwidth dan memory clock. Walaupun begitu,keduanya masih berada di kisaran harga 80 US$ hingga 120 US$ (tergantung merk dan spesifikasi) .
GT 240 diperkuat dengan 96 shader processors.Terkesan lebih sedikit jika dibandingkan dengan Kubu Merah alias ATi,tapi sejak awal dikeluarkannya seri GeForce,nVidia mempunyai shader processor yang lebih kuat dari ATi,sehingga mampu memberikan kekuatan ekstra tanpa harus memperbanyak shader processor-nya. 😀 Di sisi lain,GT 240 masih bisa mengalahkan Geforce 9600 GT dan isunya graphic card ini akan melambung jauh 9600 GT dengan kisaran harga yang hampir sama. 😀

Bagaimana dengan yang lainnya? Seri ini memang masih terkesan baru,tapi jika dilihat dari bentuknya,graphic card ini tergolong ergonomis dan praktis.Ukurannya yang tidak memanjang dan tebal dapat membuat casing Anda bernapas lega saat mengeluarkan panas dari graphic card ini.Selain itu,Anda tidak perlu memikirkan tentang power connector dalam graphic card ini.Graphic card ini mampu bekerja tanpa adanya pasokan listrik dari luar PCI-E,sehingga Anda tidak perlu mengganti PSU anda,kecuali jika PSU Anda tidak memadai dalam memasok daya komputer Anda secara keseluruhan. 😀
Selain itu,Anda juga masih dapat meng-overclock graphic card ini.Menurut beberapa benchmark yang telah dilakukan,graphic card ini dapat melambung GTS 250 yang tanpa overclock . Ini merupakan salah satu keunggulan dari GT 240. Sebagai tambahan,Anda juga dapat menggandakan performa graphic card ini dengan menggunakan slot SLI dan memakai 2 graphic card GT 240 .Hasilnya,Anda dapat mengalahkan graphic card nVidia GTS250 overclock tanpa ada beban yang berarti .:D Meskipun begitu,bukan berarti Anda dapat menggunakan sistem SLI dengan mudah,mengingat bahwa motherboard yang menggunakan 2 PCI-E masih tergolong mahal.

Sekian review saya,mudah-mudahan berguna bagi para gamer yang bingung dalam memilih graphic card murah dan kuat dalam gaming. 😀 Saya juga terima komen dari teman-teman blogger lainnya,jadi jangan segan-segan kasi komen ya. 😀

Iklan

Ok,this is about the list of hardwares that you can reach,even if you’re in low-budget. *walah,cape ngetik pake Bahasa Inggris. :p*
ini ada beberapa tips untuk mendapatkan komputer murah dengan hardware-hardware yang bisa disesuaikan dengan pemakaiannya .:D

1. Pemakaian sehari-hari (mengetik,browsing,dll)
Dalam hal ini,saya hitung penggunaan game-nya dalam skala kecil dan ukuran game yang kecil juga.
– Processor : AMD Athlon II X2 215
– Motherboard : ECS A780 VM-M2
– Memory : Visipro 1Gb PC 5300/PC6400
– Harddisk : Western Digital 160 Gb atau Seagate 160 Gb
– Video Card : On-board (ATi HD 4200)
– Optical Drive : DVD-RW SATA 24x
– Casing and Power Supply : Simbadda Sim X
– Keyboard and Mouse : Standard Keyboard and Mouse
– Monitor : 15″ or 17″ monitors
– Speaker : Standard Speakers

2. Untuk mainstream gaming
– Processor : AMD Phenom II X2 555 Black Edition
– Motherboard : Biostar TA785G3
– Memory : Visipro 2Gb
– Harddisk : Seagate 320 Gb or Western Digital 320 Gb
– Video Card : ATi HD 4670 1GB GDDR3
– Optical Drive : DVD-RW SATA 24x
– Casing : Simbadda Sim X (without stock PSU)
– PSU : Acbel 400W (Pure 370W)
– Monitor : 17″ widescreen or 18.5″

Keduanya mempunyai harga total tidak mencapai 6 juta,untuk poin pertama Anda bisa mendapatkannya dengan budget 4 juta (bahkan 3,5 juta jika Anda pandai nego ) 😀

Selamat berburu,jangan lupa tinggalkan komen ya~

Post saya berikutnya adalah mengenai tips bagaimana merakit komputer dengan budget murah. Terkadang,banyak konsumen tidak mau mencari susah dalam membeli komputer dengan cara membeli PC Built-Up alias yang sudah jadi. Beberapa dari para konsumen merasa bahwa PC Built-Up lebih murah dan terjamin. Hal ini belum bisa dipastikan 100 % benar,karena ada beberapa konsumen yang merasa kecewa dengan spesifikasi komputer yang diberikan. Tidak sedikit komputer yang ditawarkan itu terlalu mahal jika dibandingkan dengan PC rakitan. Jadi,gimana caranya agar dapat membeli komputer murah dengan budget minimalis? Ini ada solusinya .
1. Pastikan apa yang akan Anda lakukan dengan komputer Anda
Jika Anda berencana untuk menggunakan komputer Anda sebatas sebagai mengetik dan memainkan game-game kecil,mengapa Anda harus mengambil komputer dengan spesifikasi selangit ? 😀 selain itu sangat boros,penggunaan seperti itu akan menyiksa “kantong” Anda yang telah bersusah payah untuk menyimpan lembaran-lembaran uang yang Anda terima.Jadi,pikirkanlah apa yang akan Anda gunakan dalam komputer Anda.

2. Hindari “mitos” aneh
Tidak sedikit orang-orang menganggap bahwa AMD masih “jatuh” karena CPU-nya yang dianggap terlalu panas. Apakah itu benar?? SALAH! AMD sudah “bangkit” dari keterpurukannya,dan mencoba untuk menyaingi Intel sekali lagi dengan prosesor murah dan kuat . Tidaklah salah jika Anda mencoba untuk memasukkan AMD dalam rencana pembelian komputer baru Anda.

3. Graphic Card baru tidaklah selalu bagus
Buat para gamer yang mencoba untuk merakit PC baru,jangan mencoba untuk merakit CPU dari Video Card yang terbaru dan murah. Tidak semua Graphic Card yang baru selalu bagus,sebagai contoh nVidia GeForce 210. Jika orang awam ditawarkan Graphic Card ini tanpa penjelasan lebih lanjut,pasti ia langsung memesannya tanpa pertimbangan,dengan alasan bahwa Graphic Card itu keluaran yang terbaru. Tentunya itu hal yang fatal dalam membeli suatu hardware komputer . Sebaiknya Anda membaca review-review benchmark Graphic Card sebelum anda berencana membelinya.

4. Sisihkan uang untuk membeli UPS
Buat para pengguna komputer yang sering mengalami pemadaman di daerahnya,maka UPS merupakan salah satu hardware yang perlu Anda masukkan dalam perencanaan pembelian komputer. Mengapa? Karena komputer tidak pernah terbiasa mati mendadak,makanya selalu sisihkan sedikit budget Anda untuk membeli hardware ini.

5. Casing bagus belum berarti mahal
Terkadang membeli casing selalu dirasa terlalu berat.Kenapa? Karena bagian yang satu ini dianggap terlalu gampang untuk didapat. Hal itu memang benar,tapi apakah casing CPU itu selalu mahal? Tidak. Bahkan,dengan uang Rp 200.000,- Anda sudah mendapatkan casing standar dengan power supply standar. 😀
jadi,usahakan mencari casing yang mumpuni untuk isi dalam komputer Anda.

6. Hindari “barang jadul”
Banyak konsumen komputer membeli komputer bekas dengan alasan budget. Ini tidaklah benar,karena “barang jadul” biasanya mempunyai beberapa masalah,apalagi kalau sudah dibeli dengan keadaan “tangan kedua”. Makanya,usahakan membeli hardware-hardware baru,sehingga komputer Anda lebih awet.

7. OS Asli bukanlah prioritas
Banyak konsumen yang menganggap bahwa OS atau Operating System haruslah yang mahal dan asli. Fenomena seperti ini sangatlah menyakitkan,apalagi buat para konsumen yang mempunyai budget minim.Lantas,bagaimana jalan keluarnya? Gunakanlah Linux. OS ini tidak membutuhkan bayaran apapun,dan menghindari pembajakan .:D jika Anda menginginkan OS Windows,maka Anda harus cermat memilih OS yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Tidaklah menjadi sebuah keharusan untuk membeli Windows 7 Ultimate yang asli jika Anda ingin membeli komputer dengan harga murah,ya kan? 😀

Sekian tips-tips dari saya,semoga berguna bagi Anda yang berencana untuk membeli komputer rakitan .Selamat berbelanja ! 😀

oke,kali ini gw pengen share mengenai hal2 yang berhubungan dengan computer things.kali ini gw mengambil mengenai pasar GPU alias Graphic Processor Unit. Tentunya orang2 awam belum mengetahui banyak mengenai GPU. GPU adalah hardware komputer yang memproses data grafis,khususnya pada image editing dan gaming,karena membutuhkan detil yang sangat tinggi.( objek dengan partikel yang sangat kompleks dan bayangan yang hampir menyerupai kenyataan). Tentunya GPU juga harus diseimbangkan dengan processor yang dapat mengimbangi kinerja GPU. Sampai saat ini ada 2 pemasok GPU yang sangat terkenal,yaitu ATi dan nVidia. Keduanya mempunyai keunikan masing-masing. Secara umum,kedua GPU ini mempunyai kemampuan masing-masing. ATi dapat me-render gambar yang lebih detil dari nVidia(walaupun terkadang shading ATi sering amburadul). Bagaimana dengan nVidia?well,mereka lebih mengutamakan shader dan bentuk bayangan pada objek,sehingga terlihat lebih realistik.Bagaimana dengan kinerja? Bisa dibilang nVidia kurang pas di kantong,karena produk-produk unggul nVidia dibuat dengan patokan harga 100US$ keatas.hal ini dimanfaatkan oleh ATi dengan membuat produk GPU mainstream(umum) dengan harga 100 US$ kebawah dan dengan performa yang sedikit diatas nVidia.dngan hal seperti itulah ATi mulai merajai GPU kelas mainstream.

Bagaimana dengan GPU kelas eksekutif dengan harga (budget) tak terbatas? bisa dibilang bahwa ATi telah berambisi untuk menjatuhkan nVidia dengan “senjata” baru mereka,yaitu HD 5870 X2 a.k.a. HD 5970. dengan 2 unit GPU dalam 1 alat dan memory interface hingga 768 bit,dapat dipastikan bahwa “the giant ones” bakalan menenggelamkan GeForce GTX 295 yang sampai sekarang ini masih terhitung terlalu mahal dan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Pada awal 2010,isu mengenai balas dendam nVidia pun mulai terkuak,dimana GTX 300 family akan dirilis dalam waktu dekat.Codename untuk GPU ini adalah Fermi,dimana pada kali ini mereka akan menggunakan DirectX 11.0. Jika dilihat lebih dalam lagi,ATi Radeon telah menggunakan DX 11.0 pada akhir 2009 dengan GPU Card HD 5870 dan 5970 series.

untuk lebih jelasnya,ini adalah perkiraan mengenai benchmark Fermi dengan Redwood.
Benchmark Fermi dan HD 5970
Jika dilihat lebih teliti,Fermi tidak menghasilkan sesuatu yang signifikan.bahkan dengan HD 5970 saja masih beda tipis,walaupun lebih duluan dikeluarkan HD 5970 . Apakah ini akan menjadi pertanda bahwa nVidia akan ‘terjajah’ oleh ATi? Atau,ini kan menjadi bumerang untuk ATi ? Kita lihat saja siapa yang lebih tangguh dalam soal ‘gambar-menggambar’ .:D